Fungsi Pendidikan Islam dalam Turbulensi Arus Global

Seperti sebuah pesawat yang sedang mengalami turbulensi, pendidikan Islam saat ini memang sedang penuh tantangan khususnya dalam menyikapi arus global. Betapa tidak, arus global yang ditandai dengan pesatnya perkembangan teknologi menjadikan segala hal di dunia ini menjadi serba mudah. Akses informasi, sistem transportasi, sistem digital dan perkembangan teknologi lainnya telah menampilkan wajah baru peradaban modern. Sebagai bagian dari sebuah peradaban, maka seharusnya pendidikan Islam turut serta dalam memanfaatkan teknologi ini.

Perkembangan sistem pendidikan Islam saat ini sedang digempur dengan berbagai fakta sosial yang merupakan dampak negatif dari teknologi. Oleh karena itu sistem pendidikan islam mempunyai kepentingan besar dalam hal memberikan kesadaran serta menanamkan karakter kepada seluruh peserta didik agar mampu mefilter dan menghindar dari pengaruh negatif teknologi.

Fungsi pendidikan Islam

Berbagai aspek pendidikan Islam, seperti kurikulum, metotodologi, proses pembelajaran dan berbagai hal lainnya memerlukan perombakan yang dinamis menyesuaikan dengan perkembangan jaman. Salah satu hal utama yang harus dipahami oleh semua civitas pendidikan agar mampu menyesuaikan sistem pendidikan dengan arus globalisasi ini adalah tentang fungsi pendidikan Inslam itu sendiri. Dengan memahami fungsi pendidikan Islam ini, maka para inovator pendidikan dan segenap civitas pendidikan Islam kiranya dapat mengembangkan sistem pendidikan Islam yang terbuka terhadap wawasan global namun juga tetap berpijak pada landasan utamanya yaitu Islam sebagai sebuah norma utama.

Pendidikan Islam secara spesifik mempunyai fungsi untuk memelihara dan mengembangkan fitrah dan sumber daya insan yang ada pada subyek didik menuju terbentuknya manusia seutuhnya sesuai dengan norma islam atau menjadi pribadi muslim seutuhnya. Sedangkan secara lebih luas, fungsi pendidikan islam adalah untuk memelihara dan mengembangkan keribadian manusia agar dapat menyesuaikan dengan peradaban, karena pada dasarnya manusia itu sendiri adalah makhluk yang terus tumbuh dan berkembang.

Dalam kajian antropologi budaya dan sosiologi menunjukan bahwa peradaban manusia dari masa ke masa semakin berkembang maju, kemajuan peradaban itu dapat terjadi dari proses interaksi komunikasi sosial antar manusia maupun dengan alam. Sebagai sebuah bagian dari peradaban manusia, maka pendidikan Islam mempunyai fungsi untuk menumbuhkan wawasan yang tepat mengenai manusisa di alam sekitarnya, sehingga dengan demikian dimungkinkan tumbuhnya kreatifitas yang dapat membangun dirinya dan lingkungannya.

Secara operasional, fungsi pendidikan islam dapat diartikan sebagai berikut (Samsul Nizar, 2002):

Alat untuk memelihara, memperluas, dan menghubungan tingkat-tingkat kebudayaan, nilai-nilai tradisi dan sosial, serta ide-ide masyarakat nasional. Alat untuk mengadakan perubahan, inovasi, dan perkembangan. Pada garis besarnya, upaya ini dilakukan melalui potensi ilmu pengetahuan dan skill yang dimiliki, serta melatih tenaga-tenaga manusia (peserta didik) yang produktif dalam menemukan perimbangan perubahan sosial dan ekonomi yang demikian dinamis.

Pandangan pendidikan islam terhadap fungsi pendidikan justru sangat luas. Fungsi pendidikan Islam bukan hanya sekedar mengembangkan kemampuan dan mencerdaskan otak peserta didik, tetapi juga menyelamatkan fitrahnya. Pada aspek peserta didik, pendidikan islam mempunyai fungsi untuk menjaga, menyelamatkan, dan mengembangkan fitrah agar anak didik menjadi anak yang tetap memiliki akidah keimana yang kuat serta dapat mengokohkannya sehingga dapat bertahan dari serangan-serangan negatif akibat arus globalisasi.

Perkembangan arus globalisasi yang memang tidak bisa ditolak, meniscayakan sistem pendidikan islam untuk mengambil peran besar guna mengoptimalkan pengembangan potensi dan kekuatan anak didik dalam menghadapi segala macam hal dalam hidupnya. Lebih lanjut dapat dimaknai bahwa pendidikan Islam tidak hanya berkutat pada transfer of knowledge saja, sehingga kurikulum dan proses pembelajaran yang ada juga hanya bersifat pengetahuan kognitif.

Fungsi pendidikan Islam harus diarahkan pada fungsi memandang pendidikan sebagai cara untuk menumbuhkembangkan, meningkatkan dan mengoptimalkan potensi anak didik, agar setiap anak didik mempunyai kecakapan handal dalam mengatasi segala masalah hidupnya. Pendidikan Islam mempunyai fungsi untuk melahirkan generasi inspirator, yaitu generasi yang mampu menggerakkan diri dan lingkungannya agar mampu berperan aktif dalam usaha menciptakan peradaban manusia yang bermartabat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tentang EduFast Edutainment

EduFast Edutainment adalah lembaga pelatihan, pengembangan dan pemberdayaan sumber daya manusia yang berfokus pada bidang pendidikan.
EduFast Edutainment membuka peluang bagi seluruh instansi pendidikan dan umum untuk bersinergi dalam berbagai macam pelatihan dan workshop.

Informasi Training EduFast:

Hp/Wa: 081802669773

Email: sholehfasthea@gmail.com

Fb: EduFast Edutainment